Skip to main content

Goes To Cimahi



Yippy yayay!
Hari itu hari Sabtu tanggal 23 Mei 2009.
Di hari ini lah dimulai sebuah petualangan seru yang sangat asoigeboi yang membuat hati terasa sangat senang! :D

Di hari sebelumnya kami berjanji untuk kumpul di rumah Acid, pukul set.7. Namun, karena hujan gerimis yang turun di Buahbatu saya datang terlambat. Dan karena Acid yang belum bangun jam set.7, akhirnya Biyan pun kembali dulu kerumahnya, dan kembali lagi ke rumah acid jam 7 kurang.
Sampai disana, ternyata peserta petualangannya masih kurang 1 orang. Si Fadil belum dateng, jadilah akhirnya kita berangkat ke rumah Fadil untuk membangunkan dia kalo dia belum bangun.

Akhirnya setelah sampai di rumah Fadil, dan menunggu dia siap2, akhirnya kami pun berangkat menuju CIMAHI. Rumah Ighe. YAY! Pasti seru. Begitu yang ada di pikiran saya. Rute yang kami lalui adalah Cikutra, menuju Suci, menuju Taman Sari, menuju bawah jembatan Pasupati, melewati Pajajaran (masuk-masuk gang), muncul di IP, melewati PT.DI, kemudian Pasteur, kemudian ntah jalan apa itu, yang pasti menuju Cimahi.

Perjalanan menuju Cimahi kami lalui dengan lancar. Walaupun pas di bagian Cihanjuang (rumah Ighe di Jl.Cihanjuang Indah), tanjakannya cukup membuat kaki pegal dan badan berkeringat (haha, ya iya lah, namanya juga sepedaan). Dan akhirnya kami pun menemui kompleks rumah Ighe! YES! Akhirnya sampe juga.

Setelah mencari-mencari, dan menjadi sangat sotoy sedikit, kami sampai juga di depan rumah bernomorkan 43B. Kesotoy-an kami ternyata menjadi ketidak-sotoy-an karena menemukan fakta ada sebuah motor besar biru di rumah itu, yang berartiiiiiiiiiiiiiiiiiiii
iiiiiii, itu memang rumah Ighe. Haha.

Akhirnya setelah di telpon, tapi ga diangkat sama sang empunya rumah, tiba-tiba ada sosok jangkung berbadan tipis yang keluar dari rumah tersebut. Mukanya kelihatan sekali masih sangat mengantuk, hahaha, kami mengganggu tidur kamu ya ghe? :)

Kami pun, Alhamdulillah di sambut dengan cukup baik oleh Ighe. hahha, padahal sebelumnya dia bilang, kalo kami kerumahnya, kami ga akan di waro. Tapi, ternyata ighe baik hati ya ghe, ighe ngewaro juga, malah menyuguhkan kami Kopi gingseng khas cihanjuang (padahal pasti bohong), dan setoples snack kuning.

Setelah santai-santai, ngobrol-ngobrol, liat foto-foto ighe kecil yang ganteng, kami pun memutuskan untuk kembali ke Bandung.

Wah, perjalanan pulang ke Bandung bisa dibilang lebih sadis daripada pas berangkat (eh ya ga sih? ahaha). Tanjakan cihanjuang itu lho, mantab sekali. Tapi banyak juga jalan turunan yang ga kalah mantab. Di tengah-tengah perjalanan, kami pun berhenti sejenak saat menemukan sapi di suatu perumputan yang hijau. Disana kami bermain-main dengan sapi, bukan kami deng, saya mah ga, tp mereka. Hehe. Foto-foto dengan si sapi. Seru lah pokonya, liat fotonya aja biar seru. :D

Setelah seru-seruan dengan sapi, kami pun kembali meneruskan perjalanan menuju Bandung.

Sesampainya di Bandung, kami pun mau menjadi anak gaul bandung dulu dengan nongkrong-nongkrong di PVJ. ahahha. kami nongkrong2 di sebuah kolam yang diberi nama kolam jomplang, hahahahhahhaa, kenapa kolam jomplang? karena di kolam ini sangat terlihat kejomplangan antara pengunjung yang mapan dan yang miskin. hahahahhaha. aneh-aneh aja. :D

Yang seru lagi saat kami sotoy untuk melewati daerah di bawah jembatan pasupati (ga ding, yg sotoy sebenernya si fadil aja, ahha). Setelah lagi-lagi sotoy untuk mengikuti sebuah motor yang kami kira akan menunjukkan kami jalan terang menuju jalan raya, yang berujung pada kami melihat sungai besar yang ga begitu Oke (soalnya kotor). Wahhh, seru sekali pokonyaaa..
Abis itu kami pun melewati gang-gang kecil yang menembus ke Wastu kencana.

Perjalanan pun kami lanjutkan menuju baso Mandeep di Istiqamah. Kemudian setelah makan, kami pun pulang ke rumah masing-masing.

Ah, seru sekali. :D

Ayo, minggu depan kita harus jalan-jalan lagi yaaaaaaaaaaaaa.....
Tapi jangan hari jumat sabtu minggu, sebelumnya aja yaaa..
hehhee, bagaimana kalo Rabu pagi? :D

Okelah, terimakasih buat yang sudah membaca note pamer ini.
hahahaa.
Sampai jumpa di lain waktu.

(ADA KAH YANG SEMAKIN TERTARIK UNTUK MENCOBA BERPETUALANG BERSAMA KAMI? Pasti lah sangat banyak ya, hehehhehee..)

Comments

selalu fadil,,
hahahaha......
selalu fadil yang apa sis?
yg sotoy abis?
ahha

Popular posts from this blog

Rabu Asoi

Tidak perlu khawatir apabila seharian harus tinggal dirumah. Karena ada kegiatan asoi yang bisa kita lakukan. Yang dibutuhkan adalah, dinding putih tanpa poster, laptop/komputer, speaker, dan proyektor! Yiha! Dengan keempat barang itu kita bisa melakukan kegiatan asoi di kamar sendiri. Bahkan tidak perlu datang ke bioskop-bioskop terdekat untuk menonton dengan asoi.
Awalnya cuma berniat mencoba menghubungkan netbook ke proyektor karena besok ada seorang teman yang akan meminjam netbook saya untuk sidang skripsinya. Kemudian lampu kamar saya matikan, gorden jendela saya tutup, proyektor saya nyalakan, video diputar, lalu speaker dicolokkan. Jadilah saya menonton video-video dengan perasaan penuh keasoian. 
Ayo kita buat "bioskop" sendiri di kamar! hahay.

Selamat hari rabu!

Mahasiswa

"Mahasiswa itu banyak bohongnya, bu"

Begitulah kira-kira yang dikatakan oleh seorang petinggi di kampus kepada ibu saya.
Yaa, mahasiswa memang banyak sekali akalnya. Mulai dari cara mendapatkan nilai bagus dengan "cara anak sma" banget, sampai-sampai ada yang melakukan hal yang dapat SANGAT merugikan orang-orang yang jujur.

Dan hal itu terjadi pada saya.
Sebenernya sih saya sudah tidak mau lagi membahas masalah ini. Tapi karena satu dan lain hal, akhirnya saya memutuskan untuk menuliskannya di blog curhat ini.
Waktu itu, saat Ujian Tengah Semester hari kedua (Teori-teori Politik), saya mendadak tidak enak badan. Awalnya hanya pusing dan pegel-pegel aja.
Kemudian berlanjut ke demam tinggi dan sampai pada kesimpulan kalo saya terkena CAMPAK.
Wow. sangat menyebalkan sekali.
Sakit itu datang tidak pada waktunya.
Tapi mau gimana lagi? Saya tidak bisa menolaknya, toh karena walaupun saya tidak mau terkena campak, saya akan tetap terkena itu kan?

Akhirnya karena merasa tidak kuat, …

Pekerjaan Impian

Beberapa menit lalu tidak sengaja membaca sebuah tulisan dari temannya teman. Topik menarik dengan sebuah pertanyaan yang menyentil "What is your dream job?". Jika pertanyaan tersebut dilontarkan kepada saya beberapa tahun silam, mungkin akan sulit untuk menjawabnya. Banyak sekali yang saya minati, dan banyak juga yang saya inginkan. Saya ingin menjadi penulis, ingin juga menjadi fotografer, lalu juga ingin menjadi pemilik agen travel. Beberapa pekerjaan yang saya impikan secara serius salah satunya adalah keliling dunia menonton konser-konser musisi hebat dan mendokumentasikannya. Saya ingin menjadi fotografer panggung.Tahun demi tahun berlalu, kisah demi kisah terlewati. Ada pengalaman baru yang membuat mimpi tersebut menjadi berkembang. Berkembang ke arah tidak terlalu ngoyo alias saya pasrahkan mimpi tersebut dengan pemikiran, yang penting saya mengerjakan sesuatu yang memang saya senangi. Beruntung, di tahun 2013 awal, saya sempat bekerja paruh waktu sebagai reporter ku…