Skip to main content

Pengakuan Yang Tidak Jelas

Beberapa waktu belakangan ini, saya dihadapkan dengan pikiran teman-teman terdekat, yang menurut saya cukup dalam, serius, dan berat.
Pemikiran-pemikiran itu muncul disaat kami mengadakan suatu diskusi mengenai hidup.
Kemudian, saya pun berpikir. Bertanya dalam hati.

Mengapa ya saya tidak pernah kepikiran tentang semua yang mereka pikirkan?
Ya, tidak sedikit pun!

Kebanyakan dari mereka memikirkan sesuatu yang kontradiksi.
Dan banyak juga yang memikirkan tentang betapa menyedihkannya diri dia maupun orang-orang didunia ini, sebenarnya.
Mereka berpikir mengenai hal-hal suram yang ada di dunia ini.

Sampai kemudian, seorang teman berkata.
"Kamu itu orangnya positif, kamu senang melihat kebahagiaan orang-orang disekitar kamu"
Oh, ya barangkali.
Saya memang lebih senang dengan segala sesuatu yang lebih berwarna dibandingkan hanya hitam-putih.
Sehingga mungkin memang saya lebih memilih untuk melihat kebahagiaan orang lain dibandingkan kesedihan mereka.

Namun sayangnya, kalimat itu belum selesai.
"Mungkin karena kamu senang melihat kebahagiaan orang lain, sehingga kamu sendiri lupa akan kebahagiaan kamu sendiri. Kamu lupa mengukur takaran untuk kebahagiaan kamu"
Ya, lagi-lagi tampaknya dia benar.

Mungkin selama ini saya tidak berlaku adil pada diri saya sendiri.


Kali ini saya tidak meminta kalian untuk mengerti saya,
tapi saya hanya meminta kalian untuk terimalah saya apa adanya.

Dengan segala kekurangan dan kelebihan yang saya miliki.

Comments

dheaditya's said…
saya rasa..
ini semua tidak hanya berujung pada masalah seberapa besar kamu bisa/mau mengukur kebahagiaan kamu, na.

tp seberapa besar kamu bisa melihat bahwa bagian terkecil pun bisa menimbulkan efek luar biasa dalam hidup kamu, lihatlah dari hal-hal yang simple, dan kamu akan menemukan sesuatu yang spesial didalamnya..

:D
Deszya said…
yap dhe, bener :)
segala sesuatu di bumi ini diciptakan dengan tujuannya masing2..

*eh ga nyambung ya?
Nana said…
hahahha....
yaaa..
terimasiihh sudah mengingatkan...
mungkin bagian terkecil itu masih sering terlewatkan dhe..

ehehhee..
terimakasih dhea, terimakasih echa atas komennyaa..

:D
dheaditya's said…
dhea memang terkadang luar biasa!

huahahahha.
na, bagian terkecil itu memang sulit terlihat, dan seringkali terlewatkan.

makanya, klo kamu udah bisa melihat itu semua, kamu akan terbiasa dan semakin menghargai hidup..
Nana said…
memang, dhea itu LUAR BIASA sekali, ANEHnya...
hahhahaa...

luar biasa sekali memang kamu dhe..

ckckckckck.
Randi said…
ini comment atau ajang menasehati sehh?? wkkekekeke
gila ya anak2 jaman sekarang... eh kalian masi anak2 ya?
Nana said…
ahahhaa.. komen sekaligus media untuk saling menasehati dan mengingatkan dong bang...

heyyyy, enak aje.. kita udah gede dong ah..
udah kepada 2 cuyyyy...
gw mau 21 lagi..
edan.. tua pisan gw..
ahahhaa..
dheaditya's said…
halo bang randi..
tidak-tidak, blog ini adalah ajang untuk mengina-bina sesama penulis.

hehehehe..

nana!!
beneran saya hack ya blognyahh
*pake H
Randi said…
umur boleh tua, kelakuan masi anak2 deh kayanya... eh gue kurusan loh... kemaren sakit 2 hari.. nasebbb
randi said…
heh.. pada begadang :))

hello juga dhea..
Nana said…
umur boleh tua, kelakuan masi anak2 deh kayanya... ---> ahhahha, yaaa mau begimana lagi? abis di kampus juga temenannya ama anak2 TK, kaya si dhea itu.. jadi aja ga berkembang..
ahhahaha


eh gue kurusan loh... kemaren sakit 2 hari.. ---> ahhahahaha, sekurus apa bangg? tapi perutnya masih mendongak kedepan kann??
ahahahhaa

ah, dhea jangan ngehack-ngehack blognya si akuh dong..
Randi said…
wah.. tanda kamu balum dewasa tu... masa menyalahkan ornag lain.. liat dari sisi kitanya juga donk :p

ga tau tuh, kemaren muncur gue, dari jam 9 malem ampe 7 pagi , 25x euy

wih dhea heker.. ceyeemmm
dheaditya's said…
bang randi kasih tips dong buat nana..
dia katanya mau turun 40 kilo.

tapi gagal deh kayaknya akibat menu-menu dia pas hujan kemaren.. mwahahahhaha!


temenan sama dhea gak berkembang?
wah..
nana yang berkembang apanya sih semua org udah tau,koq..

mwahahahhaha!!


gak koq,na..
gak jadi di hack..
saya mau ngehack yang lain dulu,ahh.. :P

tunggu saja giliranmu,na!
Nana said…
ahuahahahhaha...
ini udah kaya chatting-chattingan gini ya..

dhea heker? wiih, ceyemmm...
ahhaha, bang, sok imut banget lu bang...
randi said…
tips apaan dhea, gue aja masi kekar gini :))


loh emang gue imut lagi na... banyak yang mengakuinya kok
dheaditya's said…
kekar?
apa itu kekar?

:))
Randi said…
kekar ya kaya gue lah :))

Popular posts from this blog

Mahasiswa

"Mahasiswa itu banyak bohongnya, bu"

Begitulah kira-kira yang dikatakan oleh seorang petinggi di kampus kepada ibu saya.
Yaa, mahasiswa memang banyak sekali akalnya. Mulai dari cara mendapatkan nilai bagus dengan "cara anak sma" banget, sampai-sampai ada yang melakukan hal yang dapat SANGAT merugikan orang-orang yang jujur.

Dan hal itu terjadi pada saya.
Sebenernya sih saya sudah tidak mau lagi membahas masalah ini. Tapi karena satu dan lain hal, akhirnya saya memutuskan untuk menuliskannya di blog curhat ini.
Waktu itu, saat Ujian Tengah Semester hari kedua (Teori-teori Politik), saya mendadak tidak enak badan. Awalnya hanya pusing dan pegel-pegel aja.
Kemudian berlanjut ke demam tinggi dan sampai pada kesimpulan kalo saya terkena CAMPAK.
Wow. sangat menyebalkan sekali.
Sakit itu datang tidak pada waktunya.
Tapi mau gimana lagi? Saya tidak bisa menolaknya, toh karena walaupun saya tidak mau terkena campak, saya akan tetap terkena itu kan?

Akhirnya karena merasa tidak kuat, …

Lupa Telah Bersuami

Kehidupan rumah tangga ini sepertinya akan sangat menyenangkan dan penuh tantangan. 
Kenapa? Karena saya menghabiskan setengah bulan di Yogyakarta, bersama suami, dan setengah bulan tanpa suami di Bandung.
***
Pertengahan sampai akhir Maret lalu, saya di rumah suami. Suatu hari, saya kedatangan tamu dari kampung sebelah, Keke Ode Naomi, yang adalah teman suami juga. Tepat ketika Keke datang, suami saya sedang pergi melatih merpati-merpati kesayangannya untuk terbang. Kami pun memutuskan untuk pergi ke tempat bakso favorit saya, Bakso Ronayan.
Saat menguyah bakso, sebenarnya saya sempat berpikir, "Hmmm, kayanya bisa sih dibungkus dan dibawa pulang baksonya. Eh, tapi nanti kemakan ngga ya?". Sayangnya, pemikiran itu hanya muncul sekali saja, lantas saat saya dan Keke asyik bercerita tentang hal-hal yang menarik bagi wanita, saya seketika lupa untuk membawa pulang bakso tersebut untuk suami.
Begitu tiba di rumah, dan suami sudah pulang, saya dengan wajah berseri cerita ke suam…

Pekerjaan Impian

Beberapa menit lalu tidak sengaja membaca sebuah tulisan dari temannya teman. Topik menarik dengan sebuah pertanyaan yang menyentil "What is your dream job?". Jika pertanyaan tersebut dilontarkan kepada saya beberapa tahun silam, mungkin akan sulit untuk menjawabnya. Banyak sekali yang saya minati, dan banyak juga yang saya inginkan. Saya ingin menjadi penulis, ingin juga menjadi fotografer, lalu juga ingin menjadi pemilik agen travel. Beberapa pekerjaan yang saya impikan secara serius salah satunya adalah keliling dunia menonton konser-konser musisi hebat dan mendokumentasikannya. Saya ingin menjadi fotografer panggung.Tahun demi tahun berlalu, kisah demi kisah terlewati. Ada pengalaman baru yang membuat mimpi tersebut menjadi berkembang. Berkembang ke arah tidak terlalu ngoyo alias saya pasrahkan mimpi tersebut dengan pemikiran, yang penting saya mengerjakan sesuatu yang memang saya senangi. Beruntung, di tahun 2013 awal, saya sempat bekerja paruh waktu sebagai reporter ku…