Skip to main content

Saya Ga Mau Gendut

Lokasi : Kedai Lingling
Pemeran : Cewe kurus

Doi : Mas, kalo yang ini pake tepung ga sih? 
Mas : Pake..
Doi : Sayur nya apa aja?
Mas : Engkol sama wortel
Doi : Oh, hmmm.. kalo tepungnya dikit aja trus sayurnya dibanyakin bisa ga sih?
Cici Lingling : Oh, nanti pecah..
Doi : Oh, pecah ya.. Duuh, soalnya saya ga mau gendut..



Pernyataan terakhir cewe itu membuat saya sedikit tercengang. Ya, secara postur tubuh sebenarnya dia ga gendut-gendut amat, malah bagi saya dia termasuk cewe kurus. Apalagi kalau dibandingkan dengan postur tubuh saya yang sangat langsing sekali ya, haha.  Sebenarnya, hak dia untuk merasa dan menyatakan bahwa dirinya gendut atau dia tidak mau gendut. Hak dia untuk dapat menjaga postur tubuh ideal yang akan menjadi sebuah daya tarik yang bisa dia sajikan pada lawan jenis. Tapi terkadang saya jadi geli sendiri, haruskah saya malu dengan kecuekan saya mengenai penampilan? Postur tubuh saya yang memang diluar keidealan cewe-cewe yang diidam-idamkan lawan jenis mungkin, yang membuat saya sempat berusaha (tapi tidak mati-matian) untuk membuat postur tubuh saya menjadi lebih ramping lagi. Tapi sampai saat ini hal tersebut masih belum terlalu penting bagi saya, penampilan, postur tubuh, dan apapun yang kita tampilkan ke orang diluaran sana. Sehingga baru beberapa menit yang lalu pun saya menyantap makan malam saya dengan menu nasi dengan ayam goreng dan sedikit sambal merah. Haha, ya, haruskah saya malu terhadap mereka cewe-cewe kurus yang merasa dirinya gendut dan akan ngeri saat melihat berat badannya naik dalam layar timbangan? 

:D

Comments

nasrul akbar said…
soal makanan sih hajar aja na, selama masih dalam batas wajar sih ...
mirza said…
tidak ada apapun yang berhak kekang nafsu makan, live long earthlings, eat everything !

-yang paham kondisimu
mirza said…
tidak ada apapun yang berhak kekang nafsu makan, live long earthlings, eat everything !

-yang paham kondisimu
Ariana Hayyulia said…
nasrul : hahaha, yoi, selama badan masih bisa sehat sih ya..

mirza : hahhaa, tapi ja, saya akan mengekang nafsu makan saya kalo udah berurusan sama kesehatan. hahaha. Saya akan melakukan apapun untuk kesehatan tubuh saya, olahraga tentunya.. daripada diet2 ga jelas, mending naik sepeda ke unpar, ya ga? :D
yayayaya...
saya mau gendut!!!
Gita P Djausal said…
ternyata ini toh tulisan yg menggemparkan lambung serta usus nana...

agak tau diri kayaknya emang perlu juga sih na...

Popular posts from this blog

Rabu Asoi

Tidak perlu khawatir apabila seharian harus tinggal dirumah. Karena ada kegiatan asoi yang bisa kita lakukan. Yang dibutuhkan adalah, dinding putih tanpa poster, laptop/komputer, speaker, dan proyektor! Yiha! Dengan keempat barang itu kita bisa melakukan kegiatan asoi di kamar sendiri. Bahkan tidak perlu datang ke bioskop-bioskop terdekat untuk menonton dengan asoi.
Awalnya cuma berniat mencoba menghubungkan netbook ke proyektor karena besok ada seorang teman yang akan meminjam netbook saya untuk sidang skripsinya. Kemudian lampu kamar saya matikan, gorden jendela saya tutup, proyektor saya nyalakan, video diputar, lalu speaker dicolokkan. Jadilah saya menonton video-video dengan perasaan penuh keasoian. 
Ayo kita buat "bioskop" sendiri di kamar! hahay.

Selamat hari rabu!

Pekerjaan Impian

Beberapa menit lalu tidak sengaja membaca sebuah tulisan dari temannya teman. Topik menarik dengan sebuah pertanyaan yang menyentil "What is your dream job?". Jika pertanyaan tersebut dilontarkan kepada saya beberapa tahun silam, mungkin akan sulit untuk menjawabnya. Banyak sekali yang saya minati, dan banyak juga yang saya inginkan. Saya ingin menjadi penulis, ingin juga menjadi fotografer, lalu juga ingin menjadi pemilik agen travel. Beberapa pekerjaan yang saya impikan secara serius salah satunya adalah keliling dunia menonton konser-konser musisi hebat dan mendokumentasikannya. Saya ingin menjadi fotografer panggung.Tahun demi tahun berlalu, kisah demi kisah terlewati. Ada pengalaman baru yang membuat mimpi tersebut menjadi berkembang. Berkembang ke arah tidak terlalu ngoyo alias saya pasrahkan mimpi tersebut dengan pemikiran, yang penting saya mengerjakan sesuatu yang memang saya senangi. Beruntung, di tahun 2013 awal, saya sempat bekerja paruh waktu sebagai reporter ku…

Lupa Telah Bersuami

Kehidupan rumah tangga ini sepertinya akan sangat menyenangkan dan penuh tantangan. 
Kenapa? Karena saya menghabiskan setengah bulan di Yogyakarta, bersama suami, dan setengah bulan tanpa suami di Bandung.
***
Pertengahan sampai akhir Maret lalu, saya di rumah suami. Suatu hari, saya kedatangan tamu dari kampung sebelah, Keke Ode Naomi, yang adalah teman suami juga. Tepat ketika Keke datang, suami saya sedang pergi melatih merpati-merpati kesayangannya untuk terbang. Kami pun memutuskan untuk pergi ke tempat bakso favorit saya, Bakso Ronayan.
Saat menguyah bakso, sebenarnya saya sempat berpikir, "Hmmm, kayanya bisa sih dibungkus dan dibawa pulang baksonya. Eh, tapi nanti kemakan ngga ya?". Sayangnya, pemikiran itu hanya muncul sekali saja, lantas saat saya dan Keke asyik bercerita tentang hal-hal yang menarik bagi wanita, saya seketika lupa untuk membawa pulang bakso tersebut untuk suami.
Begitu tiba di rumah, dan suami sudah pulang, saya dengan wajah berseri cerita ke suam…