Skip to main content

Doraku Sayang


Alkisah ada seorang gadis manis sedang berpetualang dengan teman baiknya.
Kemudian, "Woooow, aku menemukan belahan jiwaku, temannn!" dia pun berseru.
"Oh, dia kah yang kamu maksud teman? Makhluk biru itu?" temannya pun bertanya.
"Ya, man, dia! Aku harus mendapatkannya!"

Kemudian, sang gadis itu pun melakukan beberapa upaya untuk mendapatkan yang ia inginkan tersebut. Dan usahanya pun berbuah manis. Makluk biru yang tak kalah manis itu pun berhasil ia dapatkan.

Sepanjang hari, hati sang gadis pun penuh keceriaan. Hidupnya yang sempat kesepian pun kembali menjadi berwarna. Dia pun kembali bersemangat. Dan Dora, panggilan untuk belahan jiwanya tersebut selalu menemani hari-hari gadis tersebut. Dora benar-benar membawa kebahagiaan untuknya.

Sampai kemudian, tiba-tiba gadis itu pun tidak ingin tersenyum lagi. Dora pun kemudian kebingungan, apa yang telah terjadi?
"Mengapa kamu bersedih?" tanya Dora.
"Karena aku merasa sebentar lagi kamu akan meninggalkan ku Dora" jawabnya.
"Mengapa kamu berpikir demikian? Aku tidak akan meninggalkan mu"
"Mengapa kamu bisa begitu yakin Dora?"
"Karena memang aku diutus untuk menemani hari-hari mu. Agar kamu tetap menjadi gadis periang"
"Tapi, kau sekarat Dora. Sebentar lagi kamu akan pergi. Aku tidak akan melihat senyum manismu lagi"
"Oh, ternyata itu yang kamu khawatirkan. Tenanglah, walau wujudku tak terlihat lagi, kamu harus yakin bahwa aku selalu ada disini untuk kamu. Didalam hati ini"
"................."
"Sudah, jangan menangis lagi. Ayo kembali tersenyum. Setiap perjumpaan pasti ada perpisahan, dan kamu harus siap menghadapi perpisahan itu. Karena kamu akan banyak belajar dari kisah-kisah yang datang dan pergi itu. Dan ingatlah, masa lalu bukan untuk dilupakan, tapi untuk dikenang. Oleh karena itu, selalu kenanglah aku yang pernah datang mengisi hari-hari mu"
"huaaaaaaaaaaaaaa, Doraaaa, aku semakin sediihhhh.. Baiklah Dora.. Kalau kamu sudah tidak ada, aku boleh kan mencari pengganti dirimu?"
"Tentu saja boleh. Kamu bisa mencari Mickey atau Spongebob, dan mereka akan dengan senang hati menemani hari-hari mu"
"Baiklah dora.. Kalau begitu, kita berpisah disini. Sampai jumpa. Semoga kita akan bertemu lagi Dora."
"Ya, sampai jumpa gadis manis :)"
"Aku sayang kamu Dora"

Dan akhirnya Gadis manis itu pun telah mengikhlaskan kepergian Dora yang sangat disayanginya. Tapi, Dora akan selalu ada didalam hatinya yang terdalam.


Salam hangat selalu untuk Doraemon!

Comments

Popular posts from this blog

Mahasiswa

"Mahasiswa itu banyak bohongnya, bu"

Begitulah kira-kira yang dikatakan oleh seorang petinggi di kampus kepada ibu saya.
Yaa, mahasiswa memang banyak sekali akalnya. Mulai dari cara mendapatkan nilai bagus dengan "cara anak sma" banget, sampai-sampai ada yang melakukan hal yang dapat SANGAT merugikan orang-orang yang jujur.

Dan hal itu terjadi pada saya.
Sebenernya sih saya sudah tidak mau lagi membahas masalah ini. Tapi karena satu dan lain hal, akhirnya saya memutuskan untuk menuliskannya di blog curhat ini.
Waktu itu, saat Ujian Tengah Semester hari kedua (Teori-teori Politik), saya mendadak tidak enak badan. Awalnya hanya pusing dan pegel-pegel aja.
Kemudian berlanjut ke demam tinggi dan sampai pada kesimpulan kalo saya terkena CAMPAK.
Wow. sangat menyebalkan sekali.
Sakit itu datang tidak pada waktunya.
Tapi mau gimana lagi? Saya tidak bisa menolaknya, toh karena walaupun saya tidak mau terkena campak, saya akan tetap terkena itu kan?

Akhirnya karena merasa tidak kuat, …

Lupa Telah Bersuami

Kehidupan rumah tangga ini sepertinya akan sangat menyenangkan dan penuh tantangan. 
Kenapa? Karena saya menghabiskan setengah bulan di Yogyakarta, bersama suami, dan setengah bulan tanpa suami di Bandung.
***
Pertengahan sampai akhir Maret lalu, saya di rumah suami. Suatu hari, saya kedatangan tamu dari kampung sebelah, Keke Ode Naomi, yang adalah teman suami juga. Tepat ketika Keke datang, suami saya sedang pergi melatih merpati-merpati kesayangannya untuk terbang. Kami pun memutuskan untuk pergi ke tempat bakso favorit saya, Bakso Ronayan.
Saat menguyah bakso, sebenarnya saya sempat berpikir, "Hmmm, kayanya bisa sih dibungkus dan dibawa pulang baksonya. Eh, tapi nanti kemakan ngga ya?". Sayangnya, pemikiran itu hanya muncul sekali saja, lantas saat saya dan Keke asyik bercerita tentang hal-hal yang menarik bagi wanita, saya seketika lupa untuk membawa pulang bakso tersebut untuk suami.
Begitu tiba di rumah, dan suami sudah pulang, saya dengan wajah berseri cerita ke suam…

Pekerjaan Impian

Beberapa menit lalu tidak sengaja membaca sebuah tulisan dari temannya teman. Topik menarik dengan sebuah pertanyaan yang menyentil "What is your dream job?". Jika pertanyaan tersebut dilontarkan kepada saya beberapa tahun silam, mungkin akan sulit untuk menjawabnya. Banyak sekali yang saya minati, dan banyak juga yang saya inginkan. Saya ingin menjadi penulis, ingin juga menjadi fotografer, lalu juga ingin menjadi pemilik agen travel. Beberapa pekerjaan yang saya impikan secara serius salah satunya adalah keliling dunia menonton konser-konser musisi hebat dan mendokumentasikannya. Saya ingin menjadi fotografer panggung.Tahun demi tahun berlalu, kisah demi kisah terlewati. Ada pengalaman baru yang membuat mimpi tersebut menjadi berkembang. Berkembang ke arah tidak terlalu ngoyo alias saya pasrahkan mimpi tersebut dengan pemikiran, yang penting saya mengerjakan sesuatu yang memang saya senangi. Beruntung, di tahun 2013 awal, saya sempat bekerja paruh waktu sebagai reporter ku…