Skip to main content

:)

Mungkin saya memang sagitarian yg gampang terbawa suasana. Yang memiliki emosi yang meledak-ledak. Sama seperti saat ini ketika saya menceritakan kisah "mistis" saya pada dua sahabat sagitarian saya yang lain. Saya tahu apa yang saya katakan sekarang belum tentu berlaku untuk masa yang akan datang. Karena saya memang tidak bisa memprediksi apa yang akan dan mungkin bisa terjadi di masa yang akan datang. Saya mungkin sekarang bisa yakin, bahwa suatu kesempatan itu datang sekarang untuk membantu saya kembali berdiri. Atau bahkan saya sengaja mencoba meyakini diri saya sendiri bahwa hal itu datang untuk membantu saya. Tapi, siapa yang bisa tahu? Mungkin saja apa yang saya ceritakan saat ini ke dua sahabat saya itu adalah hal yang sengaja saya buat. Mungkin itu merupakan cikal-bakal dari benteng pertahanan yang saya buat.

Apapun itu, saya hanya mencoba untuk tidak takut dalam menghadapi cerita-cerita yang akan terjadi. 

Akankah saya jatuh lagi? Akankah saya terpatahkan lagi? Akankah saya membenci lagi?

We'll see..

Kamu boleh saja sakit, tapi jangan sampai menderita. -Widya Lestari
However, that's life dude! New love again, heartbreak again, keep rolling and moving on..  -Astrid Reniza
Don't get rejected in different portal. - Gita Djausal


How I love my sagittarian girls so much. :)

Comments

Aulia Fitrisari said…
jadi gemini girl enggak nih?
Gita P Djausal said…
hahaha...

gemini girl got jealous..

Popular posts from this blog

Mahasiswa

"Mahasiswa itu banyak bohongnya, bu"

Begitulah kira-kira yang dikatakan oleh seorang petinggi di kampus kepada ibu saya.
Yaa, mahasiswa memang banyak sekali akalnya. Mulai dari cara mendapatkan nilai bagus dengan "cara anak sma" banget, sampai-sampai ada yang melakukan hal yang dapat SANGAT merugikan orang-orang yang jujur.

Dan hal itu terjadi pada saya.
Sebenernya sih saya sudah tidak mau lagi membahas masalah ini. Tapi karena satu dan lain hal, akhirnya saya memutuskan untuk menuliskannya di blog curhat ini.
Waktu itu, saat Ujian Tengah Semester hari kedua (Teori-teori Politik), saya mendadak tidak enak badan. Awalnya hanya pusing dan pegel-pegel aja.
Kemudian berlanjut ke demam tinggi dan sampai pada kesimpulan kalo saya terkena CAMPAK.
Wow. sangat menyebalkan sekali.
Sakit itu datang tidak pada waktunya.
Tapi mau gimana lagi? Saya tidak bisa menolaknya, toh karena walaupun saya tidak mau terkena campak, saya akan tetap terkena itu kan?

Akhirnya karena merasa tidak kuat, …

Lupa Telah Bersuami

Kehidupan rumah tangga ini sepertinya akan sangat menyenangkan dan penuh tantangan. 
Kenapa? Karena saya menghabiskan setengah bulan di Yogyakarta, bersama suami, dan setengah bulan tanpa suami di Bandung.
***
Pertengahan sampai akhir Maret lalu, saya di rumah suami. Suatu hari, saya kedatangan tamu dari kampung sebelah, Keke Ode Naomi, yang adalah teman suami juga. Tepat ketika Keke datang, suami saya sedang pergi melatih merpati-merpati kesayangannya untuk terbang. Kami pun memutuskan untuk pergi ke tempat bakso favorit saya, Bakso Ronayan.
Saat menguyah bakso, sebenarnya saya sempat berpikir, "Hmmm, kayanya bisa sih dibungkus dan dibawa pulang baksonya. Eh, tapi nanti kemakan ngga ya?". Sayangnya, pemikiran itu hanya muncul sekali saja, lantas saat saya dan Keke asyik bercerita tentang hal-hal yang menarik bagi wanita, saya seketika lupa untuk membawa pulang bakso tersebut untuk suami.
Begitu tiba di rumah, dan suami sudah pulang, saya dengan wajah berseri cerita ke suam…

Pekerjaan Impian

Beberapa menit lalu tidak sengaja membaca sebuah tulisan dari temannya teman. Topik menarik dengan sebuah pertanyaan yang menyentil "What is your dream job?". Jika pertanyaan tersebut dilontarkan kepada saya beberapa tahun silam, mungkin akan sulit untuk menjawabnya. Banyak sekali yang saya minati, dan banyak juga yang saya inginkan. Saya ingin menjadi penulis, ingin juga menjadi fotografer, lalu juga ingin menjadi pemilik agen travel. Beberapa pekerjaan yang saya impikan secara serius salah satunya adalah keliling dunia menonton konser-konser musisi hebat dan mendokumentasikannya. Saya ingin menjadi fotografer panggung.Tahun demi tahun berlalu, kisah demi kisah terlewati. Ada pengalaman baru yang membuat mimpi tersebut menjadi berkembang. Berkembang ke arah tidak terlalu ngoyo alias saya pasrahkan mimpi tersebut dengan pemikiran, yang penting saya mengerjakan sesuatu yang memang saya senangi. Beruntung, di tahun 2013 awal, saya sempat bekerja paruh waktu sebagai reporter ku…