Skip to main content

What a Wonderful World






This is my life.
I'm happy to have a colorful life.
Color is everywhere.
And that's the reason why i love to play a lot.
When I'm playing in the park, i can see so many beautiful games.
Slide, Swing, Merry Go Round, and many more.
I do lots of fun with those things.
And when i already feel tired or bored,
my mommy will come and give me some ice creams or even candies or balloons.
I really love it.
I feel like i never want to grow up.
Because i still want to enjoy this wonderful life.
Please, feel free to come to my world!
:)

_______________________________________

Workshop Rosa Verhoeve

Dalam workshop ini saya ditantang untuk menjadi anak kecil.
Saat diminta untuk memilih subject, saya memilih untuk menceritakan bahagianya menjadi seorang anak kecil. Dimana kita tidak memikirkan masalah-masalah dalam hidup. Dimana kita hanya bermain, tertawa, dan melakukan hal-hal menyenangkan lainnya. Sangat menyenangkan bukan saat-saat itu?
Saya akhir-akhir ini berpikir, ingin rasanya saya kembali ke saat itu.
Melupakan sejenak masalah yang ada dalam hidup ini.
Ya, dan saya melakukannya.
Sungguh betapa menyenangkannya hari-hari itu.


Comments

dheaditya's said…
and you did it ariana!

sesama martin parr, harus saling mengeksplor kelebihannnn masing2.

mari menjadikan new role,, fotografi ala ariana dan ala dhea!!

huahahahha!
Nana said…
hahahhahaa...
gag banget dhea..

tapi, iya, ayo kita harus lebih hebat dari martin parr!
:D

benar2 ya rosa itu dhe..
membuat aku (kita) bisa sadar akan suatu hal.
kalo yg paling utama itu adalah Hati. Yang kedua, baru pikiran..

hahaaaa
dheaditya's said…
ya, tunjuk hatimu untuk melihat dunia kedua.

tp jangan lupa, logika itu nomor satu!
*kekeh klo kata org sunda mah..

:D

Popular posts from this blog

Perjodohan

Semua percakapan konyol ini dimulai disaat saya sedang membujuk rayu tante saya untuk memberikan saya kado di hari ulang tahun saya nanti. Ya, seperti biasa, saya selalu meminta kado dari mereka semua. hahaha.. Walaupun tidak semuanya yang menyanggupi, tapi ya apa salahnya dicoba? :D

Tante : "Kamu udah mau umur berapa? 21 ya?"
Nana :"Iya nih"
Tante :"Ih, tua ya kamu. Udah punya pacar belum??"
Nana :*cengengesan* "belum ahhh"
Om :"Heh, udah umur 21, kalo belum dapet pacar, nanti susah lhoo.. makanya cari dong pacarrr!"
Nana :"ihh, kaya yang gampang aja nyari pacar teh"
Om :"Yaa, cari ajaa pokonyaa"
Nana :"Yee, emangnya combro, gampang dicarinyaa"
Mama :"Ya udah, nanti kalo kamu ga dapet, nanti mama jodohin ama temen mama"
Tante :"Iya, kalo ga, sama saudara-saudara nenek aja tuh. Ada yang minta cariin waktu itu. Tapi nenek bingung, masa mau ngejodohin sama si nisa(sepupu saya), kan …

Lupa Telah Bersuami

Kehidupan rumah tangga ini sepertinya akan sangat menyenangkan dan penuh tantangan. 
Kenapa? Karena saya menghabiskan setengah bulan di Yogyakarta, bersama suami, dan setengah bulan tanpa suami di Bandung.
***
Pertengahan sampai akhir Maret lalu, saya di rumah suami. Suatu hari, saya kedatangan tamu dari kampung sebelah, Keke Ode Naomi, yang adalah teman suami juga. Tepat ketika Keke datang, suami saya sedang pergi melatih merpati-merpati kesayangannya untuk terbang. Kami pun memutuskan untuk pergi ke tempat bakso favorit saya, Bakso Ronayan.
Saat menguyah bakso, sebenarnya saya sempat berpikir, "Hmmm, kayanya bisa sih dibungkus dan dibawa pulang baksonya. Eh, tapi nanti kemakan ngga ya?". Sayangnya, pemikiran itu hanya muncul sekali saja, lantas saat saya dan Keke asyik bercerita tentang hal-hal yang menarik bagi wanita, saya seketika lupa untuk membawa pulang bakso tersebut untuk suami.
Begitu tiba di rumah, dan suami sudah pulang, saya dengan wajah berseri cerita ke suam…

Mahasiswa

"Mahasiswa itu banyak bohongnya, bu"

Begitulah kira-kira yang dikatakan oleh seorang petinggi di kampus kepada ibu saya.
Yaa, mahasiswa memang banyak sekali akalnya. Mulai dari cara mendapatkan nilai bagus dengan "cara anak sma" banget, sampai-sampai ada yang melakukan hal yang dapat SANGAT merugikan orang-orang yang jujur.

Dan hal itu terjadi pada saya.
Sebenernya sih saya sudah tidak mau lagi membahas masalah ini. Tapi karena satu dan lain hal, akhirnya saya memutuskan untuk menuliskannya di blog curhat ini.
Waktu itu, saat Ujian Tengah Semester hari kedua (Teori-teori Politik), saya mendadak tidak enak badan. Awalnya hanya pusing dan pegel-pegel aja.
Kemudian berlanjut ke demam tinggi dan sampai pada kesimpulan kalo saya terkena CAMPAK.
Wow. sangat menyebalkan sekali.
Sakit itu datang tidak pada waktunya.
Tapi mau gimana lagi? Saya tidak bisa menolaknya, toh karena walaupun saya tidak mau terkena campak, saya akan tetap terkena itu kan?

Akhirnya karena merasa tidak kuat, …