Skip to main content

Semua Salah!

Kayanya semua yang saya lakukan selalu salah. Semua keputusan yang saya buat selalu keliru. Dan semuanya pasti meninggalkan goresan luka di hati orang-orang terdekat saya.

Jadi, sekarang saya harus bagaimana?
Apa salah kalau saya berusaha menjaga rahasia orang lain?
Sekalipun itu dari teman dekat saya.
Apa salah saya memberi kesempatan pada orang tersebut untuk mengatakan yang sebenarnya kepada teman dekat saya itu?
Apakah saya salah ?

ya, apapun jawabannya, kesimpulan dari segala hal yang terjadi adalah saya salah.

Apakah lebih baik saya tidak usah tahu atau lebih tepatnya tidak usah peduli tentang masalah orang lain ?
Mungkin lebih baik juga kalo saya lebih belajar untuk tidak terlalu memikirkan perasaan orang lain.
Karena toh, walaupun saya memikirkan perasaan mereka, saya tetap salah.
Dan mereka pun belum tentu memikirkan bagaimana perasaan saya..

Comments

dheprimdity said…
nggak salah,koq. sama skali nggak.

nana emang sahabat yang paling baik bagi semua orang. bisa menjaga rahasia sedemikian rupa.
bisa mengayomi teman2 yang lain.
tidak seperti saya.

sudah terjawab?

lain kali juga klo ada masalah (apapun itu) jgn langsung kapok sendiri. hidup itu gak cuman tentang kapok. tp belajar dari kesalahan. *saya rasa itu yg salah dari anda


saya juga lagi belajar menjalani hidup. saatnya untuk saling mengingatkan, bukan menyalahkan..

Popular posts from this blog

Perjodohan

Semua percakapan konyol ini dimulai disaat saya sedang membujuk rayu tante saya untuk memberikan saya kado di hari ulang tahun saya nanti. Ya, seperti biasa, saya selalu meminta kado dari mereka semua. hahaha.. Walaupun tidak semuanya yang menyanggupi, tapi ya apa salahnya dicoba? :D

Tante : "Kamu udah mau umur berapa? 21 ya?"
Nana :"Iya nih"
Tante :"Ih, tua ya kamu. Udah punya pacar belum??"
Nana :*cengengesan* "belum ahhh"
Om :"Heh, udah umur 21, kalo belum dapet pacar, nanti susah lhoo.. makanya cari dong pacarrr!"
Nana :"ihh, kaya yang gampang aja nyari pacar teh"
Om :"Yaa, cari ajaa pokonyaa"
Nana :"Yee, emangnya combro, gampang dicarinyaa"
Mama :"Ya udah, nanti kalo kamu ga dapet, nanti mama jodohin ama temen mama"
Tante :"Iya, kalo ga, sama saudara-saudara nenek aja tuh. Ada yang minta cariin waktu itu. Tapi nenek bingung, masa mau ngejodohin sama si nisa(sepupu saya), kan …

Lupa Telah Bersuami

Kehidupan rumah tangga ini sepertinya akan sangat menyenangkan dan penuh tantangan. 
Kenapa? Karena saya menghabiskan setengah bulan di Yogyakarta, bersama suami, dan setengah bulan tanpa suami di Bandung.
***
Pertengahan sampai akhir Maret lalu, saya di rumah suami. Suatu hari, saya kedatangan tamu dari kampung sebelah, Keke Ode Naomi, yang adalah teman suami juga. Tepat ketika Keke datang, suami saya sedang pergi melatih merpati-merpati kesayangannya untuk terbang. Kami pun memutuskan untuk pergi ke tempat bakso favorit saya, Bakso Ronayan.
Saat menguyah bakso, sebenarnya saya sempat berpikir, "Hmmm, kayanya bisa sih dibungkus dan dibawa pulang baksonya. Eh, tapi nanti kemakan ngga ya?". Sayangnya, pemikiran itu hanya muncul sekali saja, lantas saat saya dan Keke asyik bercerita tentang hal-hal yang menarik bagi wanita, saya seketika lupa untuk membawa pulang bakso tersebut untuk suami.
Begitu tiba di rumah, dan suami sudah pulang, saya dengan wajah berseri cerita ke suam…

Mahasiswa

"Mahasiswa itu banyak bohongnya, bu"

Begitulah kira-kira yang dikatakan oleh seorang petinggi di kampus kepada ibu saya.
Yaa, mahasiswa memang banyak sekali akalnya. Mulai dari cara mendapatkan nilai bagus dengan "cara anak sma" banget, sampai-sampai ada yang melakukan hal yang dapat SANGAT merugikan orang-orang yang jujur.

Dan hal itu terjadi pada saya.
Sebenernya sih saya sudah tidak mau lagi membahas masalah ini. Tapi karena satu dan lain hal, akhirnya saya memutuskan untuk menuliskannya di blog curhat ini.
Waktu itu, saat Ujian Tengah Semester hari kedua (Teori-teori Politik), saya mendadak tidak enak badan. Awalnya hanya pusing dan pegel-pegel aja.
Kemudian berlanjut ke demam tinggi dan sampai pada kesimpulan kalo saya terkena CAMPAK.
Wow. sangat menyebalkan sekali.
Sakit itu datang tidak pada waktunya.
Tapi mau gimana lagi? Saya tidak bisa menolaknya, toh karena walaupun saya tidak mau terkena campak, saya akan tetap terkena itu kan?

Akhirnya karena merasa tidak kuat, …