Skip to main content

Welcoming Home (Part 1)

She's already found her home, while I'm still searching..

Jalanan panjang yang lurus dan terkadang berbelok itu terus ku lalui. Dengan hanya bermodalkan sepasang sandal jepit putih hijau bututku, aku terus menyusuri jalanan itu. Sesekali aku merasa sangat bersemangat untuk terus berjalan, namun sesekali juga aku merasa amat letih dan ingin sekali berhenti. 

Mereka bertanya, kemana aku akan pergi? Kapan aku akan berhenti? Tidak tahu, jawabku. Apa rencana ku berikutnya? Kembali mereka bertanya. Tidak tahu, masih jawabku. Aku adalah si pencari, begitu yang mereka sebutkan. Selalu ada upaya untukku mencari dan selalu mencari, tidak pernah aku berhenti mencari, mencari apa yang belum pernah ku ketahui dan belum pernah ku temui, mencari apa yang (mungkin) belum pernah kupikirkan. Adakah yang salah dari pencarian itu? Sang hati bertanya pada pikiran. Kalau tidak, mengapa aku selalu merasa tidak tenang? Sang pikiran pun diam, belum saatnya aku tahu, begitu ucapnya.

Jalanan itu kosong, lurus sampai kutemukan pohon kelapa di ujungnya, belok kemudian lurus kembali sampai kutemukan pohon kelapa yang lain, belok lagi kemudian lurus lagi, tidak ada habisnya. Aku masih terus berjalan menyusuri jalanan tersebut. Panas, dingin, hujan, semua kulalui. Senang, letih, semangat, masih terus kurasakan berganti tiap waktunya. Aku tundukkan kepalaku, aku tatap kedua kaki ku yang mulai dikotori debu di jalanan, kapan aku akan berhenti? Tanya hati pada pikiran. 

Aku pun terus berjalan..

Comments

Popular posts from this blog

Jangan Lari!

Masalah Semua orang pasti punya masalahnya masing-masing Tinggal bagaimana cara mereka menghadapi masalah itu Akankah mereka lari? Atau mereka bertahan, dan mencoba untuk memperbaikinya Seiring berjalannya waktu, semakin dewasa kita, maka semakin banyak pula masalah-masalah yang berdatangan. Masalah yang seharusnya kita hadapi agar kita bisa belajar menjadi seseorang yang lebih kuat lagi namun sering kali secara sadar maupun tidak, kita malah menghindarinya. Pernah ga kalian merasa seperti ini? Disaat kalian disakiti atau dikecewakan oleh orang lain, kemudian kalian merasa muak atau lelah, dan ingin pergi jauh dari orang tersebut, kemudian mencari orang baru yang menurut kalian akan lebih baik dari orang yang mengecewakan tersebut. Coba cermati kemudian renungkan kalimat ini : New people are only new for a day. After that they're just people. Who will excite you, disappoint you, scare you a little bit. And when that happens, It's good for avoiding things. But, the problem is yo...

Morning Glory

Wow, pagi ini sungguh cerah! Pagi-pagi ketemu mama yang baru pulang dari jalan-jalannya, kemudian mendapatkan gelang baru sebagai oleh-oleh. Horee! Sesudah merampok gelang, saya pun merampok dompet mama saya. Jadi sekarang saya juga punya dompet baruu, dompet cewe-cewe gituu. Hihi. Keseruan dan kesenangan saya pagi ini tidak cukup hanya sampai disitu. Saya pun mengundang Doraemon untuk menemani saya saat sedang browsing internet ;) Ah, manis sekali dia, mau menemani saya di pagi yang cerah ini.. :) Yaya, selamat pagi semuanyaaa... Semoga pagi ini kalian juga mendapat keseruan seperti yang saya dapatkan! Ohya, pagi ini The Killers bertanya pada saya "Are we human or are we dancer?" :D Sampai jumpa di kehidupan nyata!!

Perjodohan

Semua percakapan konyol ini dimulai disaat saya sedang membujuk rayu tante saya untuk memberikan saya kado di hari ulang tahun saya nanti. Ya, seperti biasa, saya selalu meminta kado dari mereka semua. hahaha.. Walaupun tidak semuanya yang menyanggupi, tapi ya apa salahnya dicoba? :D Tante : "Kamu udah mau umur berapa? 21 ya?" Nana :"Iya nih" Tante :"Ih, tua ya kamu. Udah punya pacar belum??" Nana :*cengengesan* "belum ahhh" Om :"Heh, udah umur 21, kalo belum dapet pacar, nanti susah lhoo.. makanya cari dong pacarrr!" Nana :"ihh, kaya yang gampang aja nyari pacar teh" Om :"Yaa, cari ajaa pokonyaa" Nana :"Yee, emangnya combro, gampang dicarinyaa" Mama :"Ya udah, nanti kalo kamu ga dapet, nanti mama jodohin ama temen mama" Tante :"Iya, kalo ga, sama saudara-saudara nenek aja tuh. Ada yang minta cariin waktu itu. Tapi nenek bingung, masa mau ngejodohin sama si nisa(sepupu sa...