Ini adalah sebuah kisah anak perempuan yang sedang duduk menatap refleksi wajahnya di pinggir sebuah kolam. Ia melihat sosok dengan wajah amat menyedihkan dalam kolam itu. Tidak ada senyum ceria yang biasa ia berikan kepada manusia-manusia lainnya. Ia kembali mengingat seorang teman yang telah berjalan beriringan dengannya selama setahun penuh. Teman yang selalu ia cari saat ia sedang merasa kesusahan. Teman yang ia rasa menuju satu arah yang sama dengannya. Teman yang mengajarinya banyak hal. Kini mereka sudah tidak berjalan beriringan lagi. Anak perempuan itu sudah tertinggal jauh, sementara temannya terus berlari dan berlari tanpa lelahnya. Ia tidak merasa punya kekuatan untuk terus berlari, ia pun hanya duduk terdiam seolah menunggu sesuatu datang. Namun ia pun tak tahu apa yang akan datang atau apa yang ia inginkan untuk datang.
Good Friends, Gr ea t H oliday! Pada hari Sabtu, 02 Agustus 2008, POTRET mengadakan hunting sekaligus liburan ke Pameungpeuk-Garut. Jangan bayangkan anak POTRET disini dengan jumlah yang sangat banyak yaa. Hanya "Perwakilan" dari POTRET saja yang ikut disini, yaitu Mbahrul, Aphiet, Andi, Rizki, Gita, dan Nana. Wah, aku cewe sendiri disini. Sebenernya sih hunting ke Pameungpeuk ini bisa dibilang rencana dadakan sih. Awalnya aku ngerencanain hunting ke Malabar. Tapi, karena 1 dan lain hal, akhirnya diputuskanlah untuk hunting ke Pameungpeuk. Kami semua janjian kumpul di McD Simpang Dago jam 05.00 WIB . Waktu aku nyampe jam 05.15 WIB, disana udah ada Mbahrul, Gita, dan Aphiet. Rizki akhirnya dateng jam 05.30 WIB. Dan, karena semua udah kumpul, akhirnya kami pun berangkat menuju Garut. Sekitar jam 8 kurang-an kami sampai di Kabupaten Garut. Pemberhentian pertama kami adalah tempat wisata Candi Cangkuang. Kami berada disana sampai jam 09.00 WIB. Tempatnya lumayan sih, ga jelek-...
Comments