Skip to main content

Cinta Melulu


all the money in the world couldn't bring me the joy that you do
- Asteroid_152
Senyum kecil pun menghiasi bibir saya ketika membaca status seorang teman yang sedang jatuh cinta. Kemudian kembali mengingat-ingat bagaimana rasanya saat awal-awal tertarik pada seseorang. Dimana setiap sikap yang dikeluarkan oleh sang kecengan pun menjadi sangat penting untuk diterjemahkan. Terkadang sikap biasa sekalipun bisa menjadi sangat luar biasa ketika dilihat dengan "mata" cinta. Ya, bisa dikatakan kita lumayan terbutakan pada saat baru jatuh cinta (kembali).

Kemudian saat perasaan tersebut semakin lama semakin tumbuh dan (mungkin) bertransformasi menjadi perasaan yang lebih mendalam, tak jarang juga kita semakin gencar dalam menerjemahkan aksi dan reaksi yang mereka tunjukkan. Kita pun sering terbawa permainan mood yang cukup fluktuatif. Dalam semenit kita bahagia, menit berikutnya kita bisa bersedih, menit berikutnya kita penasaran, atau bahkan khawatir. Semua perasaan itu pun akan membuat hari-hari kita penuh dengan warna.

Namun yang sering kita lupakan saat merasakan apa yang kita sebut jatuh cinta ini adalah kita suka lupa untuk menahan diri. Terkadang saking asyiknya diterbangkan dengan berbagai momen yang indah, tak jarang kita lupa dimana kita harus berpijak. Kita terlalu terbuai atau mungkin kita lah yang membuai diri kita sendiri untuk terus masuk ke dalam perasaan itu. Dan tentu saja hal ini akan sangat merugikan kita di waktu-waktu yang akan datang.

Kita bisa saja salah membaca "tanda", salah menerjemahkan aksi dan reaksi mereka, bahkan salah memilih orang untuk diperhatikan (ya, walaupun untuk poin terakhir ini, sebenarnya tidak bisa kita salahkan, karena yang namanya perasaan datang tiba-tiba dan apa adanya).

Tapi, memang tidak ada yang perlu dipersalahkan dari sebuah kisah. Baik itu kisah yang cukup indah atau menyakitkan sekalipun. Karena semua kisah tersebut akan menjadi pembelajaran kita untuk menjadi seseorang yang lebih baik lagi. Dan, lagi-lagi saya memakai kata-kata kecengan saya pada saat masih SMP dulu, hehe, masa lalu bukan untuk dilupakan, tapi untuk dikenang.

Tidak semua kisah akan berakhir dengan indah dan sesuai dengan yang kita harapkan, bahkan bisa saja semuanya bertolak belakang dengan apa yang kita kira. Dan yang sangat perlu kita ingat adalah, kalau siap jatuh cinta harus siap untuk sakit.

:)

Salam hangat untuk semua yang sedang jatuh cinta.

Comments

Anonymous said…
Wah ini seperti menyuarakan sikap cid, untuk selalu tahu dimana berpijak.
Yah.. Enjoy lah manis-pahitnya cinta
You can't see a rainbow without rain first
Ariana Hayyulia said…
itu hal yang bagus untuk kamu cid, kalo memang kamu langsung tau dimana kamu harus berpijak. nilai + untuk kisah kamu karena kamu bisa mengontrol perasaan kamu sendiri.

ayo cid bagikan ilmu2 kita buat temen2 diluaran sana yang masih suka goyah atau bahkan ga tau dimana mereka harus berpijak.. aku yakin , masih banyak banget orang-orang seperti itu.
:)

Popular posts from this blog

Jangan Lari!

Masalah Semua orang pasti punya masalahnya masing-masing Tinggal bagaimana cara mereka menghadapi masalah itu Akankah mereka lari? Atau mereka bertahan, dan mencoba untuk memperbaikinya Seiring berjalannya waktu, semakin dewasa kita, maka semakin banyak pula masalah-masalah yang berdatangan. Masalah yang seharusnya kita hadapi agar kita bisa belajar menjadi seseorang yang lebih kuat lagi namun sering kali secara sadar maupun tidak, kita malah menghindarinya. Pernah ga kalian merasa seperti ini? Disaat kalian disakiti atau dikecewakan oleh orang lain, kemudian kalian merasa muak atau lelah, dan ingin pergi jauh dari orang tersebut, kemudian mencari orang baru yang menurut kalian akan lebih baik dari orang yang mengecewakan tersebut. Coba cermati kemudian renungkan kalimat ini : New people are only new for a day. After that they're just people. Who will excite you, disappoint you, scare you a little bit. And when that happens, It's good for avoiding things. But, the problem is yo...

Morning Glory

Wow, pagi ini sungguh cerah! Pagi-pagi ketemu mama yang baru pulang dari jalan-jalannya, kemudian mendapatkan gelang baru sebagai oleh-oleh. Horee! Sesudah merampok gelang, saya pun merampok dompet mama saya. Jadi sekarang saya juga punya dompet baruu, dompet cewe-cewe gituu. Hihi. Keseruan dan kesenangan saya pagi ini tidak cukup hanya sampai disitu. Saya pun mengundang Doraemon untuk menemani saya saat sedang browsing internet ;) Ah, manis sekali dia, mau menemani saya di pagi yang cerah ini.. :) Yaya, selamat pagi semuanyaaa... Semoga pagi ini kalian juga mendapat keseruan seperti yang saya dapatkan! Ohya, pagi ini The Killers bertanya pada saya "Are we human or are we dancer?" :D Sampai jumpa di kehidupan nyata!!

Perjodohan

Semua percakapan konyol ini dimulai disaat saya sedang membujuk rayu tante saya untuk memberikan saya kado di hari ulang tahun saya nanti. Ya, seperti biasa, saya selalu meminta kado dari mereka semua. hahaha.. Walaupun tidak semuanya yang menyanggupi, tapi ya apa salahnya dicoba? :D Tante : "Kamu udah mau umur berapa? 21 ya?" Nana :"Iya nih" Tante :"Ih, tua ya kamu. Udah punya pacar belum??" Nana :*cengengesan* "belum ahhh" Om :"Heh, udah umur 21, kalo belum dapet pacar, nanti susah lhoo.. makanya cari dong pacarrr!" Nana :"ihh, kaya yang gampang aja nyari pacar teh" Om :"Yaa, cari ajaa pokonyaa" Nana :"Yee, emangnya combro, gampang dicarinyaa" Mama :"Ya udah, nanti kalo kamu ga dapet, nanti mama jodohin ama temen mama" Tante :"Iya, kalo ga, sama saudara-saudara nenek aja tuh. Ada yang minta cariin waktu itu. Tapi nenek bingung, masa mau ngejodohin sama si nisa(sepupu sa...