Skip to main content

Posts

Start to feel

When I woke up and think about what's gonna happening, what I should do, and how it would change everything we've got here. It hurts. But I know this would be the right thing, although It's hard. @renizaa : stop thinking, start feeling @nanasoigeboi "@TheLoveStories: Fear comes from your mind, and courage comes from your heart. -Fannila Tobelli" There are certain people you just keep coming back to She is right in front of you You begin to wonder could you find a better one Compared to her now she's in question And all at once the crowd begins to sing Sometimes the hardest thing and the right thing are the same Maybe you want her maybe you need her Maybe you started to compare to someone not there Looking for the right one you line up the world to find Where no questions cross your mind But she won't keep on waiting for you without a doubt Much longer for you to sort it out And all at once the crowd begins to sing Sometimes the hardest th...

Selamat Datang Agustus

Halo Agustus, aku tak sabar menanti kisah-kisah seru yang akan kau tawarkan. Juli tadi diakhiri dengan sebuah curahan pikiran salah seorang teman dekat saya, yang bercerita mengenai tak jauh-jauh dari soal kehidupan dan sebuah prinsip dalam menyikapi hidup. Kemudian Agustus ini diawali dengan curahan pikiran salah seorang terdekat lainnya yang bercerita mengenai pemikirannya tentang rencana hidupnya di waktu yang akan datang. Semua mengawali kisahnya malam ini melalui sebuah kalimat yang sangat melankolis. Namun mereka pun mengakhirinya dengan (yang saya rasa) sebuah sikap optimis bahwa mereka dapat menghadapi dan menyelesaikan semua permasalahan yang mereka alami.  Saat ini, saya pun ingin curhat atau mungkin curpir dengan siapapun yang sudah mau meluangkan waktunya membaca tulisan malam ini. Kondisi saya saat ini sangatlah tidak mengasyikkan. Saya pun tidak bisa menebak kearah mana mood saya akan berjalan. Ini saat-saatnya lagu The Moffatts - If Life Is So Short berbicara. " o...

Kit Kat

Aku menjadi begitu mudah berpikir untuk menyerah. Dan aku tahu apa itu, pikiran seperti itu. Aku pernah berkali-kali mengalaminya. Itu adalah cara otak kita mempersiapkan diri, sebuah proses untuk melepaskan diri secara mental, agar ketika waktunya tiba dan aku harus menyerah, aku bisa menerimanya. Bahkan sebelum aku memutuskan, bawah sadarku sudah mempersiapkannya. (Torey Hayden dalam novelnya, Kevin)  I think I need a break. We all need it.

Bermimpi (lagi)

Seingat saya, saya mulai menyukai memotret konser musik sejak saya dimintai tolong untuk mendokumentasikan sebuah acara yang diselenggarakan oleh anak-anak kampus. Awal tahun 2008, kali pertamanya saya mencoba memotret konser musik (sebelumnya saya hanya senang mendokumentasikan permanggungan Club80s dengan berbekal kamera poket digital saya). Pada awalnya, saya masih bingung, karena sebelumnya saya masih tertarik memotret modelling. Ketika itu, saya ingat, Nasrul Akbar, salah satu sahabat yang juga merupakan leluhur dari Unit Kegiatan Mahasiswa yang saya geluti, POTRET, memberikan pesan-pesannya. “Photostage itu intinya bermain di moment , dan lighting . Gimana caranya lu dapetin momen yang oke dan lighting yang pas. Intinya 2 itu” begitu kurang lebih yang beliau katakan saat saya bertanya, mengenai photostage. Kemudian setelah dicoba dan dicoba dan dicoba, pada hari itu, saya langsung menyukai memotret konser musik, atau yang lebih enak saya sebut sebagai permanggungan....

Karimun Jawa (edisi lengkap)

(stasiun padalarang) (empat tiket kereta ekonomi seharga 30.000 rupiah) (kami naik di gerbong kedua) Senin, 5 Juli 2010 pukul 07.00 PM. Itu lah jadwal keberangkatan kereta kami. Setelah beberapa hal tidak terduga terjadi pada hari-hari sebelumnya, yang menyebabkan perjalanan hampir tertunda (lagi) -- awalnya kami berencana berangkat pada 28 Juni 2010 --, akhirnya kami pun berangkat menuju Karimun Jawa dengan menggunakan kereta api ekonomi Kahuripan, dan berhenti di kota Solo. Menurut jadwal yang tertera pada karcis, kami akan tiba di Solo pukul 07:22 AM. Tapi ternyata kereta tiba di stasiun Solo Balapan pada pukul 8:36 AM.  Dengan perbekalan dari Bandung yang cukup banyak, kami pun dijemput oleh kakak nya Ari yang tinggal di Solo.  Di perjalanan menuju rumah kakak nya Ari, awalnya kami ditawari Burger sebagai makanan pagi. Namun, Ari menolaknya dan meminta dikasih makanan khas Solo. Akhirnya kami pun dibawa menuju warung soto Ledokan. (tahu besar yang kayanya asoi) ...