Skip to main content

Pesta

Ini baru yang namanya pesta.



Namanya adalah SORGE, sebuah pesta yang diadakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Unpar, Media Parahyangan yang juga merupakan sahabat POTRET. Sabtu, 27 Februari 2010 kemarin merupakan SORGE ketiga yang diadakan, namun merupakan kali pertama saya menontonnya.

Acara suka-suka, mau main jam berapa suka-suka, mau heboh-hebohan suka-suka, mau kalem-kaleman suka-suka. Pokonya acara suka-suka lo banget lah. Tidak seperti acara-acara lainnya, yang semua diatur sedemikian rupa, sesempurna mungkin, sesuai rundown, sesuai rencana yang telah di sepakati. Acara ini tidak seperti itu, bahkan walaupun venue nya sempat berpindah tempat (dari plaza hukum ke letter T Fisip), semua pengisi acara dan penonton tetep bisa asik-asikan menikmati keseluruhan acara.

Pelajaran yang bisa diambil dari pesta ini adalah, segala sesuatu yang direncanakan sesempurna mungkin belum tentu seasik yang tidak. Yang terpenting adalah bagaimana kamu menikmati semua waktu yang ada didepan kamu meskipun banyak sandungan-sandungan dadakan atau ketidakasikan yang terjadi.

Kalau suasana tidak asik disikapi dengan tidak asik, kamu akan terus tenggelam dalam kegelapan. Dan lama-lama kamu bisa dimakan oleh Octopus King dan Black Steel Warrior tak akan mau membantumu melawan Octopus.

:D

Selamat siang.

Comments

Popular posts from this blog

Rabu Asoi

Tidak perlu khawatir apabila seharian harus tinggal dirumah. Karena ada kegiatan asoi yang bisa kita lakukan. Yang dibutuhkan adalah, dinding putih tanpa poster, laptop/komputer, speaker, dan proyektor! Yiha! Dengan keempat barang itu kita bisa melakukan kegiatan asoi di kamar sendiri. Bahkan tidak perlu datang ke bioskop-bioskop terdekat untuk menonton dengan asoi.
Awalnya cuma berniat mencoba menghubungkan netbook ke proyektor karena besok ada seorang teman yang akan meminjam netbook saya untuk sidang skripsinya. Kemudian lampu kamar saya matikan, gorden jendela saya tutup, proyektor saya nyalakan, video diputar, lalu speaker dicolokkan. Jadilah saya menonton video-video dengan perasaan penuh keasoian. 
Ayo kita buat "bioskop" sendiri di kamar! hahay.

Selamat hari rabu!

Mahasiswa

"Mahasiswa itu banyak bohongnya, bu"

Begitulah kira-kira yang dikatakan oleh seorang petinggi di kampus kepada ibu saya.
Yaa, mahasiswa memang banyak sekali akalnya. Mulai dari cara mendapatkan nilai bagus dengan "cara anak sma" banget, sampai-sampai ada yang melakukan hal yang dapat SANGAT merugikan orang-orang yang jujur.

Dan hal itu terjadi pada saya.
Sebenernya sih saya sudah tidak mau lagi membahas masalah ini. Tapi karena satu dan lain hal, akhirnya saya memutuskan untuk menuliskannya di blog curhat ini.
Waktu itu, saat Ujian Tengah Semester hari kedua (Teori-teori Politik), saya mendadak tidak enak badan. Awalnya hanya pusing dan pegel-pegel aja.
Kemudian berlanjut ke demam tinggi dan sampai pada kesimpulan kalo saya terkena CAMPAK.
Wow. sangat menyebalkan sekali.
Sakit itu datang tidak pada waktunya.
Tapi mau gimana lagi? Saya tidak bisa menolaknya, toh karena walaupun saya tidak mau terkena campak, saya akan tetap terkena itu kan?

Akhirnya karena merasa tidak kuat, …

Pekerjaan Impian

Beberapa menit lalu tidak sengaja membaca sebuah tulisan dari temannya teman. Topik menarik dengan sebuah pertanyaan yang menyentil "What is your dream job?". Jika pertanyaan tersebut dilontarkan kepada saya beberapa tahun silam, mungkin akan sulit untuk menjawabnya. Banyak sekali yang saya minati, dan banyak juga yang saya inginkan. Saya ingin menjadi penulis, ingin juga menjadi fotografer, lalu juga ingin menjadi pemilik agen travel. Beberapa pekerjaan yang saya impikan secara serius salah satunya adalah keliling dunia menonton konser-konser musisi hebat dan mendokumentasikannya. Saya ingin menjadi fotografer panggung.Tahun demi tahun berlalu, kisah demi kisah terlewati. Ada pengalaman baru yang membuat mimpi tersebut menjadi berkembang. Berkembang ke arah tidak terlalu ngoyo alias saya pasrahkan mimpi tersebut dengan pemikiran, yang penting saya mengerjakan sesuatu yang memang saya senangi. Beruntung, di tahun 2013 awal, saya sempat bekerja paruh waktu sebagai reporter ku…